Dibalik gelisahku
Saat itu..
terik matahari meluap luap diatas kepalaku
selepas dari sekolah yang melelahkan
hampa, resah,gelisah, melekat dalam hatiku
mengantarkan ku untuk cepat sampai dirumah
entah darimana rasa itu berasal
kupandang sudut demi sudut jalan
kuamati beberapa bendera kertas asyik bercanda gurau dengan angin
sebuah tenda berdiri angkuh dipekarangan rumahku
kursi-kursi yang berjejer dimuka rumah
suara-suara lantunan ayat suci alqur'an
tercampur suara isak tangis yang terngiang ditelingaku
ada apa sebenarnya terjadi?
aku terobos demi menjawab tanya dihatiku
kuterpaku diam membisu
sebuah tubuh yang membujur kaku, dingin dan terlelap
terbaring dialas tidur dengan wajah pucat bagai kapas
ekspresi wajahnya memukau
disudut bibirnya membentuk lekukan-lekukan indah
akan tetapi, tak dapat melumerkan kesedihanku
seketika itu aku menjerit perih dalam hatiku
yang ternyata tubuh itu sering kusebut dengan panggilan AYAH
Tidak ada komentar:
Posting Komentar